Hasil karya tangan dan pemikiranku

Calon Tenaga Kesehatan yang sedang menuntuk ilmu di Politeknik Kesehatan Denpasar.

Aku Suka Berbagi, Ayo Berbagi Bersamaku

Calon Tenaga Kesehatan yang sedang menuntuk ilmu di Politeknik Kesehatan Denpasar.

Hidup di Bali adalah Anugerah Bagiku

Calon Tenaga Kesehatan yang sedang menuntuk ilmu di Politeknik Kesehatan Denpasar.

Enjoy, Happy, Smile, is everything that i am learning now

Calon Tenaga Kesehatan yang sedang menuntuk ilmu di Politeknik Kesehatan Denpasar.

Hidup Itu Indah, Bila kau mensyukurinya

Calon Tenaga Kesehatan yang sedang menuntuk ilmu di Politeknik Kesehatan Denpasar.

Tuesday, January 6, 2015

proses keperawatan Lintas Budaya

ehm.. ini tugasku dulu, sekarang aku share ke kalian semua, tapi jangan di copas aja ya, dibaca, dipahami, baru di presentasiin atau di kumpul ke dosen, 
ini hanya sekedar refrensi aja, jadi jangan terpatok sama sumber ini, masih banyak sumber yang lain yang terbaru... selamat mengerjakan tugas.. :)

Proses Keperawatan Lintas Budaya
Proses keperawatan adalah satu pendekatan untuk pemecahan masalah yang memampukan perawat untuk mengatur dan memberikan asuhan keperawatan. Proses keperawatan mengandung elemen berpikir kritis yang memungkinkan perawat membuat penilaian dan melakukan tindakan berdasarkan nalar. Proses adalah serangkaian tahapan atau komponen yang mengarah pada pencapaian tujuan. Tiga karakteristik dari proses adalah tujuan, organisasi, dan kreativitas (Bevis, 1978). Tujuan adalah maksud spesifik atau tujuan dari proses. Proses keperawatan digunakan untuk mendiagnosa dan mengatasi respons manusia terhadap sehat dan sakit (American Nurses Association, 1980). Organisasi adalah satu rangkaian tahap atau komponen yang diperlukan untuk mencapai tujuan.
Proses keperawatan mencakup lima tahap yaitu pengkajian, diagnose keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Kreativitas adalah perkembangan bersinambungan dari prose situ sendiri. Proses keperawatan adalah dinamik dan berkelanjutan. Proses keperawatan memberikan cetak biru untuk berpikir kritis sehingga perawat dapat mengindividualisasikan asuhan dan berespons terhadap kebutuhan pasien dengan tepat waktu dan cara yang masuk akal untuk memperbaiki atau mempertahankan tingkat kesehatan pasien.
Proses keperawatan adalah kerangka kerja dan struktur organisasi yang kreatif untuk memberikan asuhan keperawatan, namun proses keperawatan juga cukup fleksibel dari proses keperawatan adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan keperawatan kesehatan pasien, menentukan prioritas, menetapkan tujuan dan hasil asuhan yang diperkirakan, menetapkan dan mengomunikasikan rencana asuhan yang berpusat pada pasien, memberikan intervensi keperawatan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasien, dan mengevaluasi keefektifan asuhan keperawatan dalam mencapai hasil dan tujuan pasien yang diharapkan. Bandman dan Bandman (1995) menguraikan seluruhproses keperawatan sebagai suatu rangkai hubungan cara-hasil (means-ends). Cara adalah keakuratan perawat dalam mengkaji, mendiagnosis menangani pasien, dan hasil adalah peningkatan fungsi dan kesejahteraan pasien.
1.      Pengkajian Asuhan Keperawatan Budaya
Peran perawat dalam transkultural nursing yaitu menjembatani antara sistem perawatan yang dilakukan masyarakat awam dengan sistem perawatan melalui asuhan keperawatan.
Tindakan keperawatan yang diberikan harus memperhatikan 3 prinsip asuhan keperawatan yaitu:
· Cara I : Mempertahankan budaya
Mempertahankan budaya dilakukan bila budaya pasien tidak bertentangan dengan kesehatan. Perencanaan dan implementasi keperawatan diberikan sesuai dengan nilai-nilai yang relevan yang telah dimiliki pasien sehingga pasien dapat meningkatkan atau mempertahankan status kesehatannya, misalnya budaya berolahraga setiap pagi.
· Cara II : Negosiasi budaya
Intervensi dan implementasi keperawatan pada tahap ini dilakukan untuk membantu pasien beradaptasi terhadap budaya tertentu yang lebih menguntungkan kesehatan. Perawat membantu pasien agar dapat memilih dan menentukan budaya lain yang lebih mendukung peningkatan kesehatan, misalnya pasien sedang hamil mempunyai pantang makan yang berbau amis, maka ikan dapat diganti dengan sumber protein hewani yang lain.
· Cara III : Restrukturisasi budaya
Restrukturisasi budaya pasien dilakukan bila budaya yang dimiliki merugikan status kesehatan. Perawat berupaya merestrukturisasi gaya hidup pasien yang biasanya merokok menjadi tidak merokok. Pola rencana hidup yang dipilih biasanya yang lebih menguntungkan dan sesuai dengan keyakinan yang dianut.
Model konseptual yang di kembangkan oleh Leininger dalam menjelaskan asuhan keperawatan dalam konteks budaya digambarkan dalam bentuk matahari terbit (Sunrise Model). Geisser (1991) menyatakan bahwa proses keperawatan ini digunakan oleh perawat sebagai landasan berpikir dan memberikan solusi terhadap masalah pasien (Andrew and Boyle, 1995). Pengelolaan asuhan keperawatan dilaksanakan dari mulai tahap pengkajian, diagnosa keperawatan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.
Pengkajian adalah proses mengumpulkan data untuk mengidentifikasi masalah kesehatan pasien sesuai dengan latar belakang budaya pasien ( Giger and Davidhizar, 1995).
Pengkajian dirancang berdasarkan tujuh komponen yang ada pada”Sunrise Model” yaitu:
1.      Faktor teknologi (technological factors)
Teknologi kesehatan memungkinkan individu untuk memilih atau mendapat penawaran menyelesaikan masalah dalam pelayanan kesehatan. Perawat perlu mengkaji: Persepsi sehat sakit, kebiasaan berobat atau mengatasi masalah kesehatan, alasan mencari bantuan kesehatan, alasan pasien memilih pengobatan alternative dan persepsi pasien tentang penggunaan dan pemanfaatan teknologi untuk mengatasi permasalahan kesehatan ini.
2.      Faktor agama dan falsafah hidup ( religious and philosophical factors )
Agama adalah suatu symbol yang mengakibatkan pandangan yang amat realistis bagi para pemeluknya. Agama memberikan motivasi yang sangat kuat untuk mendapatkan kebenaran diatas segalanya, bahkan diatas kehidupannya sendiri. Faktor agama yang harus dikaji oleh perawat adalah: agama yang dianut, status pernikahan, cara pandang pasien terhadap penyebab penyakit, cara pengobatan dan kebiasaan agama yang berdampak positif terhadap kesehatan.
3.      Faktos sosial dan keterikatan keluarga ( kinshop and Social factors )
Perawat pada tahap ini harus mengkaji faktor-faktor: nama lengkap, nama panggilan, umur dan tempat tanggal lahir, jenis kelamin, status, tipe keluarga, pengambilan keputusan dalam keluarga dan hubungan pasien dengan kepala keluarga.
4.      Nilai-nilai budaya dan gaya hidup (cultural value and life ways )
Nilai-nilai budaya adalah sesuatu yang dirumuskan dan ditetapkan oleh penganut budaya yang di anggap baik atau buruk. Norma –norma budaya adalah suatu kaidah yang mempunyai sifat penerapan terbatas pada penganut budaya terkait. Yang perlu di kaji pada factor ini adalah posisi dan jabatan yang dipegang oleh kepala keluarga, bahasa yang digunakan, kebiasaan makan, makanan yang dipantang dalam kondisi sakit, perseosi sakit berkaitan dengan aktivitas sehari- hari dan kebiasaan membersihkan diri.
5.      Faktor kebijakan dan peraturan yang berlaku (political and legal factors )
Kebijakan dan peraturan rumah sakit yang berlaku adalah segala sesuatu yang mempengaruhi kegiatan individu dalam asuhan keperawatan lintas budaya (Andrew and Boyle, 1995 ). Yang perlu dikaji pada tahap ini adalah: peraturan dan kebijakan yang berkaitan dengan jam berkunjung, jumlah anggota keluarga yang boleh menunggu, cara pembayaran untuk pasien yang dirawat.
6.      Faktor ekonomi (economical factors)
Pasien yang dirawat dirumah sakit memanfaatkan sumber-sumber material yang dimiliki untuk membiayai sakitnya agar segera sembuh. Faktor ekonomi yang harus dikaji oleh perawat diantaranya: pekerjaan pasien, sumber biaya pengobatan, tabungan yang dimiliki oleh keluarga, biaya dari sumber lain misalnya asuransi, penggantian biaya dari kantor atau patungan antar anggota keluarga.
7.      Faktor pendidikan ( educational factors )
Latar belakang pendidikan pasien adalah pengalaman pasien dalam menempuh jalur formal tertinggi saat ini. Semakin tinggi pendidikan pasien maka keyakinan pasien biasanya didukung oleh bukti-bukti ilmiah yang rasional dan individu tersebut dapat belajar beradaptasi terhadap budaya yang sesuai dengan kondisi kesehatannya. Hal yang perlu dikaji pada tahap ini adalah: tingkat pendidikan pasien, jenis pendidikan serta kemampuannya untuk belajar secara aktif mandiri tentang pengalaman sedikitnya sehingga tidak terulang kembali.
·      Prinsip-prinsip pengkajian budaya:
a.    Jangan menggunakan asumsi.
b.   Jangan membuat streotif bisa menjadi konflik misalnya: orang Padang pelit,orang Jawa halus.
c.    Menerima dan memahami metode komunikasi.
 d.    Menghargai perbedaan individual.
 e.     Tidak boleh membeda-bedakan keyakinan pasien.
 f.     Menyediakan privacy terkait kebutuhan pribadi.

2.      Diagnosa keperawatan
Diagnosa keperawatan adalah respon pasien sesuai latar belakang budayanya yang dapat dicegah, diubah atau dikurangi melalui intervensi keperawatan. (Giger and Davidhizar, 1995).
Terdapat tiga diagnose keperawatan yang sering ditegakkan dalam asuhan keperawatan transkultural yaitu :
a.       gangguan komunikasi verbal berhubungan dengan perbedaan kultur
b.      gangguan interaksi sosial berhubungan disorientasi sosiokultural
c.      ketidakpatuhan dalam pengobatan berhubungan dengan sistem nilai yang diyakini.

3.      Perencanaan dan Pelaksanaan
Perencanaan dan pelaksanaan dalam keperawatan trnaskultural adalah suatu proses keperawatan yang tidak dapat dipisahkan. Perencanaan adalah suatu proses memilih strategi yang tepat dan pelaksanaan adalah melaksanakan tindakan yang sesuai denganlatar belakang budaya pasien (Giger and Davidhizar, 1995).
Ada tiga pedoman yang ditawarkan dalam keperawatan transkultural (Andrew and Boyle, 1995) yaitu :
·         a. mempertahankan budaya yang dimiliki pasien bila budaya pasien tidak bertentangan dengan kesehatan,
·         b. mengakomodasi budaya pasien bila budaya pasien kurang menguntungkan kesehatan dan
·         c. merubah budaya pasien bila budaya yang dimiliki pasien bertentangan dengan kesehatan.
a.       Cultural care preservation/maintenance
1)    Identifikasi perbedaan konsep antara pasien dan perawat
2)    Bersikap tenang dan tidak terburu-buru saat berinterkasi dengan pasien
3)    Mendiskusikan kesenjangan budaya yang dimiliki pasien dan perawat
b.      Cultural careaccomodation/negotiation
1)    Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pasien
2)    Libatkan keluarga dalam perencanaan perawatan
3)    Apabila konflik tidak terselesaikan, lakukan negosiasi dimana kesepakatan berdasarkan pengetahuan biomedis, pandangan pasien dan standar etik.
c.       Cultual care repartening/reconstruction
1)    Beri kesempatan pada pasien untuk memahami informasi yang diberikan dan melaksanakannya
2)    Tentukan tingkat perbedaan pasien melihat dirinya dari budaya kelompok
3)     Gunakan pihak ketiga bila perlu
4)    Terjemahkan terminologi gejala pasien ke dalam bahasa kesehatan yang dapat dipahami oleh pasien dan orang tua
5)    Berikan informasi pada pasien tentang sistem pelayanan kesehatan.
Perawat dan pasien harus mencoba untuk memahami budaya masingmasing melalui proses akulturasi, yaitu proses mengidentifikasi persamaan dan perbedaan budaya yang akhirnya akan memperkaya budaya budaya mereka. Bila perawat tidak memahami budaya pasien maka akan timbul rasa tidak percaya sehingga hubungan terapeutik antara perawat dengan pasien akan terganggu. Pemahaman budaya pasien amat mendasari efektifitas keberhasilan menciptakan hubungan perawat dan pasien yang bersifat terapeutik.

4.      Evaluasi
Evaluasi asuhan keperawatan transkultural dilakukan terhadap keberhasilan pasien tentang mempertahankan budaya yang sesuai dengan kesehatan, mengurangi budaya pasien yang tidak sesuai dengan kesehatan atau beradaptasi dengan budaya baru yang mungkin sangat bertentangan dengan budaya yang dimiliki pasien. Melalui evaluasi dapat diketahui asuhan keperawatan yang sesuai dengan latar belakang budaya pasien.


DAFTAR PUSTAKA

1.      Perry and Poter . 2001. Fundamental of Nursing: Concept, Process, and Practice, Philadelpia: Mosby.
2.      Soerjono Soekanto.2006. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
3.      Marilynn E. Doenges, Mary Frances Moorhouse, Alince C. Geissler. 2006 . Rencana Asuhan Keperawatan. , EGC. Jakarta.

Wednesday, February 5, 2014

Masker bedak bayi baik untuk kulit


Walaupun hanya diperuntukkan untuk bayi saja, produk-produk bayi seringkali masih menjadi pilihan seseorang dalam perawatan tubuh sehari-hari, mulai dari sabun hingga lotion bayi.
Produk bayi selalu menjadi pilihan karena wanginya yang tidak terlalu menyengat dan jaminan bebas iritasi. Salah satu produk bayi yang sering digunakan oleh orang dewasa adalah bedak bayi.
Memang sangat sulit untuk mendapatkan bedak untuk orang dewasa karena seringkali bedak untuk orang dewasa menggunakan terlalu banyak bahan kimia yang dapat membuat kulit seseorang menjadi iritasi dan tidak nyaman.
Sedangkan bedak bayi yang bebas dari parfum dan bahan-bahan tertentu lainnya dapat digunakan oleh siapa saja bahkan yang memiliki kulit sensitif sekalipun.
Selain nyaman digunakan, ternyata bedak bayi memiliki manfaat yang jarang diketahui. Salah satu manfaat yang dapat diperoleh adalah manfaat masker bedak bayi.
Ternyata bedak bayi yang bebas iritasi sangat baik untuk dijadikan masker terutama masker untuk kulit wajah. Bedak bayi dapat dijadikan masker alami dan memiliki efek samping yang sangat minim.
Penggunaan bedak bayi sebagai masker sebaiknya memilih yang original, yang tidak memiliki wangi parfum yang bermacam-macam. Masker bedak bayi dapat digunakan untuk mengatasi bekas jerawat dan peradangan yang memerah. Bedak bayi memiliki efek yang sama dengan bedak dingin.
Selain lebih mudah dibuat, bedak bayi biasanya memiliki efek yang lebih baik untuk kelembapan dan kehalusan kulit karena dalam bedak bayi biasanya terdapat moisturizer yang membuat kulit tetap halus dan lembap.

Cara Membuat Masker Bedak Bayi

Untuk mendapatkan manfaat masker bedak bayi, ternyata tidaklah terlalu sulit. Pembuatan masker bedak bayi sangatlah mudah dan dapat dilakukan sendiri tanpa perlu bahan-bahan yang sulit dan berantakan seperti membuat bedak dingin.
Membuat masker bedak bayi hanya dalam hitungan menit, adalah dengan cara sebagai berikut;
  • Persiapkan tempat untuk masker, bedak bayi, dan air mineral atau dapat dengan menggunakan air kelopak bunga mawar yang alami (dibuat sendiri).
  • Gunakan bedak bayi sebanyak satu sendok makan dan campur dengan setengah sendok makan air. Perbandingan air dan bedak bayi dapat disesuaikan sendiri, tapi jangan terlalu encer karena nanti akan gagal bila dijadikan masker.
  • Akan lebih baik bila masker dibuat dengan menggunakan air hangat, sehingga dapat sekaligus membunuh kuman-kuman atau bakteri dalam masker.
  • Setelah campuran tersebut merata sempurna dan memiliki kekentalan yang cukup, oleskan secara merata pada kulit wajah dan leher. Untuk mendapat perataan yang sempurna, maka lebih baik bila menggunakan kuas yang bersih sehingga dapat juga meminimalisir iritasi kulit.
  • Biarkan selama kurang lebih satu hingga setengah jam hingga terasa mengeras untuk masker dan cuci bersih dengan menggunakan air hangat. Dan biarkan selama semalaman untuk membantu mengempiskan dan mengurangi kemerahan pada kulit yang berjerawat.
  • Masker bedak bayi ini sangatlah cocok untuk digunakan pada saat cuaca panas atau setelah beraktivitas seharian di luar rumah, karena dapat mendinginkan kulit.
Penggunaan bedak bayi akan lebih baik digunakan setiap satu minggu sekali. Hasil dari manfaat masker bedak bayi dapat langsung dirasakan setelah mencuci muka.
Kulit muka akan terasa lebih halus dan kenyal. Akan tetapi, bila dalam melakukannya terasa gatal atau tiba-tiba terjadi iritasi pada kulit, sebaiknya hentikan pemakaian masker bedak bayi ini.
Terutama bagi mereka yang memiliki kulit berjerawat, ada baiknya bertanya terlebih dahulu pada dokter agar tidak terjadi komplikasi yang tidak diharapkan.
Selamat mencoba!
dikutip dari www.doktercantik.com

tips memilih ukuran saat belanja online


Suka belanja Online ?  tapi susah menentukan apakah ukuran barang yang kita beli muat di tubuh kita ?
mungkin tips yang dikutip dari yahoo.com ini cocok untuk anda, 
simak ya..
selamat membaca.. 

BAGI kebanyakan orang, belanja online menjadi hal yang menyulitkan. Pasalnya, untuk beberapa barang seperti pakaian dan sepatu, ukuran pas menjadi kendala karena pembeli tidak dapat melihat atau mencoba barang yang ingin dibeli secara langsung.
Pada akhirnya, pembeli harus menebak ukuran yang dibutuhkan tanpa mengetahui apakah akan muat dengan ukuran tubuh atau tidak.
Tentu, hal ini cukup menjadi penghalang pasalnya barang yang ingin dibeli terkadang di luar perkiraan ukuran yang telah dipesan sehingga akhirnya membuat pembeli kapok berbelanja online.
Namun untuk memastikan agar hal ini tak terjadi pada Anda, perhatikan dengan baik cara-cara ini agar memperoleh ukuran yang tepat ketika ingin memesan secara online:
- Ketahui ukuran akurat tubuh dan pantau secara rutin
Yang penting diketahui sebelum berbelanja pakaian secara online adalah mengetahui ukuran tubuh. Jika sudah melakukan pengukuran, Anda dapat berbelanja tanpa rasa ragu. Pasalnya, pihak penjual umumnya juga menyediakan jenis ukuran yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Anda dapat mendatangi penjahit atau ahli di bidang busana untuk mengukur seluruh bagian tubuh secara mendetil dan akurat. Terutama bagi para wanita yang hendak membeli pakaian dalam, ukuran menjadi perahtian yang sangat penting. Solusi lain yang dapat dilakukan adalah secara manual menggunakan tali pengukur. Mintalah bantuan anggota keluarga atau teman untuk membantu Anda mengukur bagian tubuh yang sulit dilakukan sendiri.
- Pilih sumber berbelanja online yang tepat dan periksa bagan ukuran yang disediakan
Jika sudah menyimpan detil ukuran tubuh, Anda dapat mencocokannya dengan bagan ukuran yang biasanya telah disediakan oleh pihak penjual online. Penting pula memperhatikan tempat dimana Anda berbelanja karena terkadang beberapa penjual tidak menyediakan informasi seperti ini bagi para pembelinya.
Umumnya, bagan ukuran ini menyediakan informasi mengenai keterangan ukuran bagian tubuh dalam inci atau cm sesuai golongan ukuran seperti XS, S, M, L XL dan XXL untuk mempermudah penentuan ukuran pada pakaian yang ingin dipesan.
- Simpan catatan ukuran mengenai merk atau situs online yang pernah dibeli sebelumnya
Apabila Anda termasuk orang yang gemar berbelanja secara online di berbagai situs, ada baiknya mengingat atau mencatat keterangan ukuran setiap Anda melakukan pembelian. Dengan cara ini, Anda dapat mengethaui ukuran mana yang harus Anda pilih ketika ingin memesan lagi sekaligus membantu menghindari kesalahan dalam pemesanan ukuran.
Mungkin terdengar sepele dan tidak penting, namun hal ini sebenarnya dapat menjadi patokan bermanfaat saat berbelanja online karena terkadang setiap penjual memiliki standar ukuran yang tak sama.
- Cari penjual yang menyediakan pembuatan barang sesuai pesanan ukuran
Ketika Anda sulit menemukan pakaian atau sepatu siap pakai yang sesuai ukuran Anda, tentu ada opsi lain. Anda dapat memanfaatkan layanan penjual yang menyediakan pemesanan barang sesuai ukuran yang diinginkan. Namun ini memang akan memakan waktu lebih lama daripada hanya sekedar memesan barang jadi. Tetapi, setidaknya, barang yang ingin Anda dapatkan sesuai dengan ukuran yang Anda butuhkan.

Tanda Kalau Jantungmu Sehat,


dikutip dari DREAMERSRADIO.COM - Kesehatan tubuh kita memang selalu dimulai dengan kondisi jantung.  Jantung merupakan organ paling penting di dalam tubuh kita. Dilansir superfoodfitness, yuk kita cari tau tanda-tanda jantung yang sehat itu seperti apa:
Denyut Nadi Stabil
Denyut nadi kita dinyatakan stabil apabila mencapai lebih dari 70 bpm. Namun, ini juga tergantung dari aktivitas fisik yang kita lakukan. Dengan banyak berolahraga maka denyut nadi bisa mencapai lebih dari 80 bpm. Denyut jantung normal merupakan indikator bahwa kita memiliki jantung yang sehat.
Tekanan Darah Normal
Tekanan darah yang tinggi bisa merusak denyut nadi yang sering menyebabkan penyakit struk. Tekanan darah yang normal adalah mencapai 120/80 mmHg. Apabila tekanan darah kita normal, maka resiko terkena serangan jantung akan jadi lebih kecil. Lebih baik pengecekan tekanan darah dilakukan secara rutin.
dikutip dari yahoo.com, inilah beberapa tanda kalau kamu memiliki jantung yang sehat,
selamat mebaca..

Kolesterol yang Rendah atau Normal
Kolesterol dalam tubuh yang normal dapat menjaga kondisi jantung kita menjadi sehat. Apabila kolesterol jahat naik, resiko terkena struk atau serangan jantung akan jadi lebih besar. Kolesterol baik berperan penting sebagai indikator keadaan jantung kita. Makanan sehat dan berolahraga dapat membantu untuk menjaga level kolesterol di dalam tubuh.
Level Gula Darah Normal
Jantung kita akan bermasalah apabla level gula darah di dalam tubuh tidak normal. Dan ternyata, tingginya level gula darah juga dapat menyebabkan penyakit struk dan serangan jantung. Tetap jaga level gula darah di dalam tubuh senormal mungkin untuk menghindari kedua penyakit tersebut.
Kadar Protein Vitamin C yang Normal
Kebanyakan orang tidak memerhatikan jumlah kandungan protein vitamin C yang ada di tubuh mereka.  Terlau banyak vitamin C bisa menyebabkan peradangan di dalam tubuh. Kadar vitamin C yang normal di dalam tubuh bisa menjaga jantung kita dalam keadaan stabil. Naiknya level kolesterol dapat menyebabkan naiknya kadar vitamin C di dalam tubuh. Jadi, tetap perhatikan level kolesterol di dalam tubuh kita dengan bergaya hidup sehat.
Kelima hal di atas merupakan poin penting untuk menjaga jantung kita untuk tetap sehat. Jadi, mulai sekarang kita coba gaya hidup yang lebih sehat yuk Dreamers^^

panduan mengatur keuangan

susah mengatur keuangan ?
apalagi sedang menjalin hubungan dengan seseorang, 
mari kita simak yang satu ini yang dikutip dari yahoo.com

“My darling, you’re my everything!  I’ll give you everything, my love, my heart.”
Wow, that sounds like true love! Including your money, honey?
“Ehmmm…”

Saat pacaran, dunia terasa milik berdua. Apakah uang pun jadi milik berdua juga?  Untuk para lajang di luar sana yang masih menikmati masa indah pacaran, bagaimana pengaturan keuangan selama ini? Apakah sama sekali tidak pernah membahas masalah keuangan saat pacaran? Tabu? Takut putus? 

Sebenarnya aturan soal uang saat pacaran memang tidak pernah tertulis dengan jelas, bahkan sampai saat menikah. Karena tidak pernah tertulis, tidak pernah pula ada teorinya. Maka mau tidak mau, harus dibicarakan dan dipraktekkan. Membicarakan uang sejak pacaran menjadi ajang latihan yang baik untuk persiapan setelah menikah nanti.

Apakah selama pacaran, situasinya seperti:
• Selalu uang aku, uang kamu?
• Kamu yang traktir terus?
• “Pinjam uang dong, sayang.”
• Sudah dikejar-kejar oleh penagih utang (debt collector).
• Kalau perlu uang, tinggal minta tolong mama saja.
• Pacaran di rumah terus aja yuk, biar irit.
• Bawa bekal makan ya, buat nonton di bioskop nanti.
• Sepiring berdua aja makannya, kan lagi diet.

Atau selama pacaran, perilaku keuangannya seperti:
• Gantian, aku aja yang bayar sekarang.
• Aku udah punya tabungan, lho.
• Hitung-hitung dana pacaran kita, yuk.
• Kartu kredit selalu dibayar LUNAS
• Aku berusaha mandiri dengan gajiku sendiri

Terlihat perbedaannya? 

Karena berdasarkan obrolan santai bersama seorang psikolog, ternyata sifat dasar manusia selalu sama yaitu  sulit berubah. Jadi kalau dari sejak pacaran saja perilaku keuangannya sudah hancur, wah… jangan berharap sifat tersebut akan langsung hilang setelah menikah nanti. Memang kita harus percaya akan keajaiban, tapi mari realistis! 

Berikut adalah 6 kiat keuangan saat pacaran:

1. Ajak ngobrol dan diskusi soal keuangan.
2. Keterbukaan soal keuangan sangat penting, perlahan-lahan buka yang tertutup.
3. Bermain catat mencatat pemasukan dan pengeluaran.
4. Miliki tujuan bersama yang menyenangkan, kumpulkan uangnya.
5. Tujuan bersama bisa makan di tempat hits dan mahal sesekali, siapkan dana kado ulang tahun spesial, pacaran seru tiap akhir pekan, atau liburan bersama teman-teman.
6. Miliki tabungan masing-masing saja dulu untuk tujuan bersama di atas.

Semua orang yang berpacaran, tentunya memiliki niat untuk menikah. Nah, masalahnya menikah tidak cukup hanya dengan cinta. Pesta pernikahan yang sederhana sekali pun tetap membutuhkan uang. 

Sumber dana persiapan untuk menikah bisa beragam : 
1) Tabungan. Usahakan menabung untuk menikah jauh-jauh hari, semakin lama persiapan, semakin mantap.
2) Bantuan keluarga. Meminta bantuan dari orangtua atau saudara. Bila bantuan ini sebagai pinjaman dan bukan hadiah pernikahan, yakinkan keluarga kapan akan dilunasi. Jangan sampai tergiur dengan godaan SMS kredit tanpa agunan yang dikirimkan ke nomer telepon seluler Anda, karena bunganya tinggi!

Selama ini, sebagian besar orang sibuk menabung untuk menikah saat sudah bertemu dengan belahan jiwa, ketika sang pacar sudah mengajak orangtuanya berkunjung ke rumah dan mengobrol serius. Tetapi hal ini sedikit terlambat karena rata-rata hanya sekitar enam bulan menjelang pernikahan. Sementara biaya pernikahan mengikuti inflasi, naik terus, dan angkanya pun tidak kecil. Berkisar antara Rp20 juta sampai tak terhingga.

Karena itu, mari ubah aturan dasarnya. Mulailah menabung dari sekarang, meskipun tidak memiliki pacar atau belum bertunangan. Tidak ada ruginya menabung dari jauh-jauh hari. Karena uang yang harus disisihkan akan menjadi lebih kecil jumlahnya, sehingga lebih ringan. Jodoh bisa datang kapan saja, tapi uang harus dikumpulkan.

Selamat mencoba.

4 masker dari buah untuk kulit cantik

suka akan buah ?, itu sehat untuk tubuh kita,  mau tahu manfaat buah yang lain ?
atau sering bertanya-tanya bagaimana cara memiliki kulit cantik dengan buah ? ehm... simak yang satu ini, dikutip dari yahoo.com, artikel ini memberikan 4 buah masker yang terbuat dari buah, dapat dibuat sendiri lho...
selamat membaca, 

Banyak buah yang kaya manfaat untuk kulit. Tak perlu selalu bergantung pada kosmetik mahal. Gunakan beberapa pilihan buah ini untuk wajah yang lebih cerah. 

Kiwi 
Buah Kiwi kaya akan mineral, vitamin C, E, asam lemak Omega-3, dan antioksidan. Karena kandungan tersebut, buah kiwi bermanfaat untuk melawan tanda-tanda penuaan dini dan bisa membantu mengencangkan kulit serta pori-pori.

Campurkan setengah buah kiwi yang dihaluskan dengan satu butir kuning telur dan satu sendok makan minyak zaitun. Aduk sampai membentuk masker yang cukup kental. Aplikasikan pada wajah secara merata. Diamkan selama 15 menit lalu cuci dengan air bersih. 

Pepaya 
Papain yang terkandung dalam buah pepaya sering digunakan sebagai bahan pencerah kulit. Papain bisa membantu pengelupasan kulit mati, mengurangi noda pada kulit, sehingga membuat kulit terlihat lebih cerah. Selain itu Pepaya juga kaya akan beta karotin, vitamin C, dan asam alfa hidroksi (AHA) yang bisa membuat kulit lebih kenyal. 

Pepaya bisa digunakan sebagai masker tanpa campuran apa pun. Parut pepaya atau masukkan dalam blender. Hancurkan hingga kasar, jangan terlalu halus. Ratakan parutan papaya tersebut pada wajah dan diamkan selama 15 menit. Lakukan secara teratur seminggu sekali untuk hasil maksimal. 

Anda juga bisa menggunakan campuran pepaya dan nanas serta madu. Haluskan pepaya dan nanas hingga membentuk masker yang kental. Tambahkan satu sendok makan madu lalu aduk rata. Aplikasikan pada wajah secara merata, diamkan selama 15 menit lalu cuci bersih. 

Avokad 
Avokad mengandung minyak yang mudah diserap kulit sehingga bisa berfungsi sebagai pelembap alami. Selain itu, avokad juga mengandung vitamin A, K, C, zat besi, dan antioksidan yang bisa melawan tanda-tanda penuaan pada kulit. Avokad sudah lama dikenal sebagai cara alami untuk melembapkan kulit yang kering. 

Untuk melembapkan kulit kering, campur setengah avokad dengan 1 sendok teh minyak zaitun atau madu. Aduk rata hingga membentuk masker yang kental untuk wajah. Ratakan masker avokad pada wajah dan diamkan selama 10 menit. Cuci wajah dengan air hangat lalu bilas dengan air dingin untuk menutup pori-pori. 

Jeruk nipis 
Jeruk nipis yang kecil ternyata memiliki manfaat yang besar. Kaya akan vitamin C dan asam sitrat yang bermanfaat untuk kulit. Kandungan asamnya bisa membantu mengencangkan pori-pori kulit, mengangkat kotoran yang tersumbat pada kulit sehingga membuat kulit terlihat lebih cerah. Masker jeruk nipis juga bisa membantu mengatasi jerawat yang membandel. 

Ambil satu butir telur dan pisahkan bagian putihnya. Aduk putih telur lalu campurkan dengan perasan jeruk nipis sedikit demi sedikit. Aduk hingga membentuk campuran yang kental untuk masker. Jika masih terlalu cair, Anda bisa menambahkan sedikit tepung untuk mengentalkan. Ratakan campuran masker pada wajah dan diamkan selama 20 menit. Setelah selesai, cuci bersih dengan air hangat. 



TIP:


1. Basuh wajah dengan air hangat atau mandi dengan air hangat sebelum menggunakan masker. Air hangat berguna untuk membuka pori-pori wajah agar penyerapan lebih sempurna.
 
2. Pastikan wajah dalam keadaan bersih. Cuci wajah dan bersihkan dari sisa krim, kosmetik, atau kotoran sebelum menggunakan masker. 

3. Selalu aplikasikan masker sampai leher. Hal ini untuk memastikan warna kulit wajah Anda tetap serasi dengan leher dan tidak terlihat jauh berbeda. 

4. Paling penting adalah relaksasi, berbaring dan mengurangi berbicara saat menggunakan masker untuk hasil yang maksimal. Gunakan 2 potongan tipis ketimun untuk menutup mata sehingga tubuh lebih relaks. 

5. Jika mencuci wajah dengan air hangat, basuh terakhir dengan air dingin untuk menutup kembali pori-pori yang terbuka. 


bagaimana ladies ? sudah siap untuk mencoba, ? 
semoga berhasil ya...